
Judul Buku
Rich Dad, Poor Dad
Pengarang
Robert T. Kiyosaki bersama Sharon L. Lechter C.P.A.
Penerbit
PT Gramedia Pustaka Utama (Cetakan 18, Maret 2005)
Jumlah Halaman
xxv + 238 halaman
“Apakah sekolah menyiapkan anak-anak kita untuk menghadapi dunia yang riil?”
Kita sudah hapal nasihat kebanyakan orang tua, “Pergilah ke sekolah, belajar yang rajin, raihlah ranking yang tinggi, dan carilah pekerjaan yang aman dan terjamin.” Inilah nasihat yang cukup ‘berbahaya’ bagi seorang anak untuk masa depan finansialnya, karena bisa menjebaknya masuk ke dalam -yg oleh penulis disebut sebagai- Perlombaan Tikus (Rat Race).
Alur hidup yang standar:
Sekolah (TK, SD, SMP, SMA) -> Kuliah -> Kerja -> Nikah -> Kebutuhan meningkat (rumah, kendaraan, TV) -> Kerja makin keras -> Kebutuhan meningkat (anak, kenaikan harga) -> Kerja makin keras -> Kebutuhan meningkat (keperluan anak, pendidikan) -> Kerja makin keras -> …
Yang tidak disadari kebanyakan orang adalah semakin keras mereka bekerja, semakin besar pajak yang harus dibayar, semakin besar pula ketergantungan mereka pada perusahaan tempat mereka bekerja. PHK menjadi sesuatu yang sangat ditakuti.
Buku ini memberikan 6 (enam) pelajaran yang diperoleh penulis dari dua orang ayahnya tentang kecerdasan finansial.
Pelajaran #1 Orang Kaya Tidak Bekerja untuk Uang
Pelajaran #2 Mengapa Mengajarkan Melek Finansial?
Pelajaran #3 Uruslah Bisnis Anda Sendiri
Pelajaran #4 Sejarah Pajak dan Kekuatan Korporasi
Pelajaran #5 Orang Kaya Menciptakan Uang
Pelajaran #6 Bekerja untuk Belajar – Jangan Bekerja untuk Uang
Bukan sekedar teori, sebab pada bab-bab terakhir penulis pun memberikan langkah-langkah yang dilakukannya untuk memulai meraih kesuksesan finansial.

Sy pnah baca bukuny Robert T. Kiyosaki jg (dipinjemin…), c.
Tp yg judulny Cashflow Quadrant
Itu jg bagus…
but…
sdikit ad paham kapitalis d dalamny
By: restya on October 26, 2007
at 3:52 pm
@Restya
oh, iya ya? klo yg sy baca sejauh ini sih fine2 aja..
By: ikhfa on October 26, 2007
at 4:21 pm
perasaan dari awal sampai akhir deh…….
By: Petra Novandi on October 26, 2007
at 6:37 pm
@ K Ikhsan : iya lho… (mgn krn qt beda buku) yg d Cashflow it eksplisit dy nyebutin tahap ttinggi adlh kapitalis. Wuih aq lgsg kaget. Tp emg byk plajaran positif yg bs diambil
@ K Petra : hmmm kykny aq plu baca yg rich dad, poor dad jg
By: restya on October 30, 2007
at 10:02 pm
cita2 saya :: jadi orang kaya yg bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, ummat, sebanyak2nya manusia….
terserah jadi karyawan atau pengusaha, =P
*tapi jadi bos lebih enak sih
By: Haryo Prabowo on November 2, 2007
at 11:03 pm
@ Kang HaPo -> hmm.. cita2 mulia. bisa ditiru nih..
By: ikhfa on November 2, 2007
at 11:38 pm
buka bisnis apa sekarang san?
By: {F4154LMAN} on November 3, 2007
at 5:04 pm
Udah dibeli dari sebulan yang lalu tapi blom sempet dibaca X_X. Sekarang malah dipenjemin ke orang lain.
.
Kalo dari skimming tuh kok kayaknya om Robert ini nuruh kita tuh jadi bisnis perantara real estate atau investor gitu yah?
.
Ah, bukan sektor riil itu mah. Gak berkontribusi ke negara secara langsung
By: yumcatz on November 4, 2007
at 1:32 pm
ah si pak Kiyosaki itu khan kayanya gara-gara game Ratrace sama buku-bukunya
lagipula sepertinya teori-teori yang dia bawakan hampir semua ada di buku-buku ekonomi
sebenarnya pesan yang dia ingin kemukakan itu adalah, “Belajarlah tentang uang”
that’s all
By: Petra Barus on November 4, 2007
at 2:55 pm
@{F4154LMAN} -> belum euy, lagi belajar2 bisnis online
@yumcatz -> bukan, si om menyarankan jadi pengusaha, punya bisnis sendiri.. real estate sama investor itu yang beliau jalanin, buat contoh aja.. kan banyak bisnis lain..
@ Petra -> oh, iya ya? kalo gak salah dia malah pernah bilang kalo dia sebenernya gak bgitu suka nulis buku. keuntungannya kecil dibandingkan bisnis2 yg beliau jalani. Yup, memang teorinya mungkin ada di buku2 ekonomi n akuntansi. Tapi siapa sih yg mau baca buku2 teori kayak gitu selain para akuntan n ekonom ? :p
By: ikhfa on November 4, 2007
at 8:31 pm
masih teori sebab kau belum menjalankannya!!!
By: mrfajarsyah on November 16, 2007
at 3:33 pm
@mrfajarsyah -> nggak juga, soalnya pengarangnya udah langsung praktek.. kalo sy mah dikiit2 dulu, masih belajar..
By: ikhfa on November 17, 2007
at 11:04 am
@ikhsan fanani
“tapi siapa sih yg mau baca buku2 teori kaya gt selain para akuntan & ekonom?”
ralat:
bukan cuma akuntan&ekonom, calon akuntan&ekonom yg lbh bnyk kayanya^^
wallahualam,tp dgn baca2 buku teori ekonomi kapitalis,membuka cakrawala juga dlm mengamati kondisi dunia skrng.
By: donyhasan on June 17, 2008
at 3:00 am