Doa

Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami..
Jalan yang dilalui oleh orang-orang terbaik sebelum kami
Jalan yang dilalui oleh orang-orang terbaik dari pengikut-Mu
Jalan yang dilalui oleh para nabi dan rasul
Jalan yang dilalui oleh orang-orang yang ridha kepada-Mu dan Engkau ridha kepada mereka
Jalan yang dilalui oleh para syuhada’
Jalan yang dilalui oleh orang-orang shiddiiq dan orang-orang shalih
Jalan yang dilalui oleh orang-orang yang kelak mewarisi surga firdaus-Mu, ya Allah..

Tunjukkanlah jalannya bagi kami, ya Allah..
Dan karuniakanlah bagi kami,
Keistiqamahan dalam menempuhnya
Kaki yang cukup kokoh untuk menapaki segala rintangannya
Dan pundak yang cukup lebar untuk memikul setiap beban amanah
yang Engkau berikan pada kami di jalan ini dengan sebaik-baiknya, ya Allah..

Aamiin..

Jadilah (seperti) Orang Asing

25 Rabi’ul Akhir 1431 H

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhumaa, ia berkata : “Rasulullaah SAW memegang pundakku lalu bersabda, ‘Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau pengembara.'”

Tiba-tiba teringat hadits ini dalam perjalanan menuju kantor saat masa Kerja Praktek (KP) di Yogyakarta 2 tahun lalu. Ya, karena keberadaan saya di Jogja saat itu adalah sebagai ‘orang asing’. Jadi mencoba memikirkan, memangnya seperti apa sih orang asing itu? Baca lebih lanjut

Kehilangan Nikmat?

8 Rabi’ul Akhir 1431 H

Mempraktikkan sebuah konsep, tidak semudah mengatakannya.

Betapa sering mendengarkan atau bahkan menyampaikan tausyiah mengenai ‘rumus tukang parkir‘-nya A AGym, namun mempraktikkannya memang tidak mudah. Ya, beberapa hari ini Allah sedang mencabut nikmat yang telah diberikan-Nya padaku sejak lahir (mudah-mudahan segera dikembalikan :D), nikmat pendengaran.

Beberapa hari ini telinga kananku tidak bisa mendengar suara apa-apa. Beraktivitas pun jadi kurang nyaman. Suara adzan tidak begitu jelas terdengar, begitu juga suara dari TV dan Laptop. Suara yang terdengar saat tilawah pun terasa aneh, beda. Saat shalat berjamaah harus mengusahakan posisi di sebelah kanan imam supaya suaranya terdengar jelas. Saat mentoring pun harus mengambil posisi yang tepat.. dan lain-lain, dan lain-lain.

Ujung-ujungnya aktivitas apa pun jadi malas dilakukan, dan timbul pertanyaan… KENAPA??!!

Heu, ya sudahlah ya. Yang penting belum kehilangan The Ultimate Nikmat, IMAN dan ISLAM! 😀  Semoga nikmat yang satu ini tidak dicabut.. Amiin. Dan cara mengusahakan supaya tidak dicabut, ya dengan beraktivitas kembali seperti sedia kala, bahkan lebih! Karena orang yang bersyukur nikmatnya akan ditambah.. 🙂

“Ya Allah, karuniakanlah kepada hamba petunjuk, ketakwaan, kehati-hatian, dan rasa kecukupan… Wahai pembolak-balik hati, tetapkanlah hati hamba dalam ketaatan kepada-Mu..”

Tausyiah Singkat

Inbox HP penuh (maklum HP lama), saatnya memindahkan sms…

“A winner is someone who always step up 4 every failure.. Jika saja langkah ini tak bertemu tatihnya maka sungguh aku tak hendak memilih DIAM, tapi terus bergerak hingga kujumpa dengan nyata MIMPIKU.. Selamat beraktivitas hari ini, semoga berkah ALLAH selalu terlimpah lewat senyum tulus di wajahmu” [5 Juni 2008, dari Bu Kadiv]

“God loves failures, that’s why there are so many of us. Trying n failing is better than doing nothing and succeed. INSPIRE other failures so that they get up again” [30 Mei 2008, dari Teteh LPMPP]

“You may have someone in your heart, someone in your mind, someone in your life, someone in your soul.. But.. ALLAH is The One when you’ve none or losted someone, ALLAH loves you more than you know” [24 Mei 2008, dari Bu Kadiv]

“Jangan pernah berhenti mengepakkan sayapmu. Biarkan ujian-ujian membuatmu kuat, biarkan jiwa-jiwa sabar menjadi penyejuk bagimu. Karena Allah bersama orang-orang yang sabar… Smangat![UchanLPMPP27]” [21 Mei 2008, dari -udah jelas-]

“Gunakan kacamata: SYUKUR, ketika kita dianugerahi Allah kesempatan waktu lebih banyak di jalan-Nya. IKHLAS, saat ketidaksempurnaan Allah ujikan kita. SABAR & MAHABBAH pada Allah dalam arungi perjuangan da’wah ini” [14 Mei 2008, dari Teteh LPMPP]

“Betapa baiknya keimanan bila dihiasi dengan ilmu, dan alangkah indahnya ilmu yang dipercantik dengan amal, serta amal yang dipolesi dengan kelembutan (dinukil dari Min Hadyi Salaf fi Thalabil ‘Ilmi:32)” [10 Mei 2008, dari Bu Kadiv]

“Semoga harinya penuh keindahan, penuh pelajaran, penuh hikmah, penuh kebahagiaan.. Tak ada masalah dengan kesulitan, tak ada masalah dengan kesusahan, mari hadapi saja dengan senyuman.. Bismillaahi tawakkaltu ‘alallahi laa haula wa laa quwwata illaa billaah.. Karena hidup adalah perjuangan, so Selamat Berjuang hari ini!.. SEMANGAT!! ^_^” [7 Mei 2008, dari Akang mantan LPMPP]

Rapat Hari Ini

Hari ini ada rapat jam 6.25-8.00 di korut salman. Dipikir-pikir, ngapain juga rapat jam 6-an pas hari libur gini. Kalo hari biasa sih wajar, soalnya jadwal kuliahnya sering bentrok. Seperti biasa, kalo rapat jam segini di korut pasti ada bapak-bapak yang lagi ngepel lantai. Dengan posisi rapat standar, biasanya kami harus bergeser ke depan dan ke belakang sesuai area yang sedang dipel. Berhubung posisi rapat kali ini agak berbeda, kami hanya perlu bergeser ke belakang satu kali, hoho XD

Ok, masuk ke bagian inti. Hasil evaluasi pribadi, belajar dari kesalahan hari ini (yg sebenarnya beberapa kali terulang) :

  • Jangan telat. Bahkan jangan terpikir untuk telat. Karena keterlambatan kita bisa jadi mendzalimi rekan kita yang datang tepat waktu, terutama untuk rapat yang tidak bisa dimulai tanpa kehadiran kita.
  • Tentukan apa yang ingin dihasilkan dari rapat. Setelah rapat tadi selesai saya baru sadar, apa ya hasil rapat barusan? Yang bikin notulen pun bingung…
  • Konfirmasikan rekan-rekan belum hadir pada waktunya. Istilah kerennya tabayyun. Buang jauh-jauh prasangka buruk.
  • Tetapkan tenggat waktu yang jelas untuk setiap agenda rapat.

Ya Allah, berilah kami kekuatan untuk mengubah apa yang dapat kami ubah, keikhlasan untuk menerima apa yang tidak dapat kami ubah, dan kebijaksanaan untuk membedakan keduanya…